Tampilkan postingan dengan label cokelat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cokelat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Januari 2010

Proses Pembuatan Kakao Menjadi Cokelat


Cokelat berasal dari buah kakao. Buah tersebut jika dirasakan biasa saja tidak manis seperti cokelat. Tetapi bagaimana caranya buah yang rasanya seperti itu dapat berubah menjadi cokelat yang di sukai banyak orang di dunia?
Mengubah biji kakao menjadi coklat membutuhkan usaha, waktu, dan seni. Biji kakao dipilih yang baik dan layak, tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda. Setelah terpilih, biji kakao akan melalui serangkaian proses,
  • Proses pertama yaitu memanggang biji kakao tersebut. Kunci untuk rasa cokelat yang baik adalah dipanggang. Di panggang dalam oven yang bersuhu lebih dari 250 F selama 30 menit sampai 2 jam.

  • Memecah dan memisahkan kakao. Setelah proses pemanggangan dan kokoa mendingin,kulit kokoa akan rapuh, selanjutnya mesin penggiling bekerja untuk mengupas kulit dan mengambil benihnya. Sisa benih yang rusak disebut nibs, melalui serangkaian proses lainnya.
  • Menghancurkan nibs. Nibs terdiri dari 53% cocoa butter dan 47% padatan murni kakao. Untuk menghancurkan nya dibutuhkan cakram baja yang berat. Proses penghancuran nibs ini menimbulkan gesekan panas untuk mencairkan nibs menjadi kental yang di sebut cokelat cair.
  • Menekan cokelat cair. cairan cokelat di-pres/ditekan dengan alat berat untuk menghasilkan kakao mentega. kakao mentega berupa lemak/zat kuning, yang digunakan sebagai dasar cokelat putih, atau kosmetik ddan obat-obatan. Setelah mentega kakao di ekstrak, sisa padatan kakao ditumbuk menjadi kokoa bubuk.
  • Mencampur cokelat cair. Tahap selanjutnya adalah mencampur air dengan susu, gula, dan ekstrak mentega cocoa untuk dibentuk cokelat. Kemudian campuran tersebut dibiarkan hingga menjadi padatan cokelat.
  • Memecah padatan cokelat. Campuran padatan cokelat melalui serangkaian rol baja di tumpuk diatas satu sama lain. Ini akan memecah partikel kecil susu, cokelat, dan gula. Produsen harus hati-hati dalam menghancurkan campuran tersebut, jika tidak sesuai maka cokelat akan menjadi kasar atau menjadi pucat.
  • Selanjutnya cokelat yang halus dituangkan kedalam tong yang besar dan kemudian diaduk nya agar menjadi lebih halus, kemudian di dingin kan berulang ulang untuk memberikan permukaan yang berkilau cokelat, dan menjamin akan menacair dengan benar.
  • Pembentukan. cokelat yang dingin tadi di cairkan kemudian dapat dibuat menjadi permen kue, dan es krim atau cokelat batangan.

Read More..

Manfaat Rahasia Cokelat Bagi Tubuh


Siapa yang tidak kenal cokelat. Setiap orang pasti suka terhadap panganan yang satu ini. Karena rasanya yang manis bisa membuat kita ketagihan akan rasanya. Di balik rasa yang manisnya, masyarakat banyak yang menganggap bahwa mengkonsumsi cokelat kurang baik bagi kesehatan, karena ini dapat menyebabkan berat badan semakin bertambah karena kadar gula yang tinggi. Tetapi sebenarnya di dalam cokelat terdapat manfaat yang berkhasiat bagi tubuh kita.
Coklat, di dalam cocoa-nya ternyata penuh mengandung antioksidan potensial yang disebut phenols, kandungan yang sama yang ditemukan di dalam anggur. Satu setengah ons batang coklat memiliki kekuatan oksidan yang sama dengan 5 ons gelas anggur merah. Dan bertentangan dengan kepercayaan kebanyakan orang, coklat hanya memiliki kandungan yang amat sedikit dari kafein. Tetapi sebenarnya sepertiga lemak dari coklat adalah lemak dengan kolesterol bersahabat yang dinamakan stearic acid, dan sepertiga lagi adalah lemak tak jenuh yang dinamakan oleic acid. Didalam coklat juga terkandung antioksidan yang dapat menjaga kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah dan dalam segi psikis manusia. Bukan hanya itu, jika Anda gemar mengkonsumsi cokelat, Anda akan merasakan rileks.

Suatu studi epidemiologis telah dilakukan pada mahasiswa Universitas Harvard. Dengan menggunakan metode frekuensi makanan yang dikonsumsi, studi tersebut berhasil dikumpulkan informasi tentang kebiasaan makan permen atau coklat pada mahasiswa Universitas Harvard. Dengan mengontrol aktivitas fisik yang dilakukan, kebiasaan merokok, dan kebiasaan makan ditemukan bahwa mereka yang suka makan permen/coklat umurnya lebih lama satu tahun dibandingkan bukan pemakan. Diduga antioksidan fenol yang terkandung dalam coklat adalah penyebab mengapa mereka bisa berusia lebih panjang.

Tetapi bagaimana dengan fakta yang menyebutkan bahwa cokelat dapat merusak gigi dan menambah berat badan. Kerusakan gigi dan menambahnya berat badan bukan di karena kan cokelat,tetapi karena orang tersebut tidak dapat mengontrol aktivitasnya dengan seimbang dengan apa yang mereka konsumsi. Jadi jika ingin menikmati cokelat tanpa resiko kegendutan, maka imbangilah konsumsi cokelat anda dengan aktivitas yang seimbang.

Read More..

Sejarah Perkembangan Cokelat

Siapa yang tidak kenal cokelat, semua orang pasti kenal dan hampir semua orang suka cokelat. Cokelat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan di hari raya. Dengan bentuk, corak, dan rasa yang unik, cokelat sering digunakan sebagai ungkapan terima kasih, simpati, atau perhatian, bahkan cokelat menjadi salah satu icon pada saat Valentine. banyak orang tdak mengetahui bagaimana cokelat ini berasal.
Cokelat dihasilkan dari kakao (Theobroma cacao) yang diperkirakan mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara sampai ke Amerika Tengah. Dokumentasi paling awal tentang cokelat ditemukan pada penggunaannya di sebuah situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras sekitar 1100 -1400 tahun SM.

Diperkirakan kebiasaan minum cokelat suku Maya dimulai sekitar tahun 450 SM - 500 SM. Konon, konsumsi cokelat dianggap sebagai simbol status penting pada masa itu. Suku Maya mengonsumsi cokelat dalam bentuk cairan berbuih ditaburi lada merah, vanila, atau rempah-rempah lain.Di awal abad ke-17, cokelat menjadi minuman penyegar yang digemari di istana Spanyol. Sepanjang abad itu, cokelat menyebar di antara kaum elit Eropa, kemudian lewat proses yang demokratis harganya menjadi cukup murah, dan pada akhir abad itu menjadi minuman yang dinikmati oleh kelas pedagang. Kira-kira 100 tahun setelah kedatangannya di Eropa, begitu terkenalnya cokelat di London, sampai didirikan “rumah cokelat” untuk menyimpan persediaan cokelat, dimulai di rumah-rumah kopi. Rumah cokelat pertama dibuka pada 1657.
Di tahun 1689 seorang dokter dan kolektor bernama Hans Sloane, mengembangkan sejenis minuman susu cokelat di Jamaika dan awalnya diminum oleh suku apothekari, namun minuman ini kemudian dijual oleh Cadbury bersaudara. Semua cokelat awalnya dikonsumsi sebagai minuman. Baru pada 1847 ditemukan cokelat padat yang kemudian menjadi barang yang sangat di gemari di sekuruh dunia.

Read More..